Kerajinan Kain Tapis

Nyoman

Profil Kisah Sukses

H. Nurlaili

Kerajinan Kain Tapis

PMVD: PT Sarana Lampung Ventura

“Tidak hanya kain songket, tenun ikat dan kain batik saja yang menjadi keragaman tekstil di nusantara ini. Ternyata Lampung memiliki kain tapis sebagai warisan budaya yang tidak kalah eksotis”

nurlali2

Indonesia adalah surga bagi pecinta kain. Bemacam jenis kain dapat ditemukan di hampir setiap pulau yang ada di negeri ini. Sebagian besar dari Kita pasti sudah mengenal kain songket, kain ulos, dan kain batik. Ada satu kain yang sangat khas yang muncul dari daerah Lampung yaitu kain tapis, kain sarung yang terbuat dari tenun benang kapas dengan motif atau hiasan bahan sugi, benang perak atau emas dengan sistem sulam. Dan bagi Hj. Nurlaili, kain tapis ini bisa menjadi penopang hidup dengan menjadikannya sebagai komoditi usaha.nurlali3

 

Berawal dari keinginannya untuk terus melestarikan kain khas Lampung ini, Nurlaili memiliki ide untuk memproduksi dan memasarkannya. Dengan modal awal seadanya, pada tahun 1986 Nurlaili memulai usahanya dengan menyewa sebuah toko di pusat perbelanjaan kota Bandar Lampung, komplek pasar Bambu Kuning dengan nama Toko Surya Agung. Dari sinilah Nurlaili mulai memasarkan produk kain tapis yang terdiri lebih dari 10 jenis.

 

Untuk mendukung usahanya Nurlaili menggandeng 350 pengerajin kain tapis yang tersebar di berbagai kabupaten di Provinsi Lampung. Nurlaili menyiapkan semua bahan baku kebutuhan pembuatan kain tapis para pengarjin tersebut, untuk kemudian hasil akhirnya akan dibeli oleh Nurlaili sendiri. Untuk menjaga kualitas Nurlaili tidak segan-segan untuk terjun langsung memberikan bimbingan dan bantuan teknis kepada peng rajin yang menjadi mitranya. Pola kemitraan ini sangan membantu ekonomi keluarga pengrajin yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga.

 

Sebagai lembaga pembiayaan yang peduli terhadap pengembangan UMKM, PT. Sarana Lampung Ventura melihat usaha tersebut melibatkan banyak pengrajin yang potensial untuk dikembangkan, maka Ibu Nurlaili sebagai “ibu angkat” dibantu dengan mendapatkan fasilitas pembiayaan hingga mencapai Rp 1,6 miliar. Saat ini Toko Surya Agung telah memiliki banyak pelanggan tetap dan omzet yang diraup oleh Nurlaili semakin meningkat pesat.

Copyright @ 2016 PT. BAV, All Rights Reserved