Jam Tangan Kayu Berbahan Dasar Kayu

Lucky Danna Aria

Profil Kisah Sukses

Lucky Danna Aria

Jam Tangan Kayu Berbahan Dasar Kayu

PMVD: PT Sarana Jabar Ventura

“Di tangan Lucky, tanpa menebang pohon, limbah
kayu pun dapat berubah menjadi jam tangan dengan
nilai ekonomis yang tinggi”

 

 

JamKayu

 

Bandung adalah kota yang penuh dengan warna-warni kreatif yang seolah tak akan pernah mati, dan justru terus semakin hidup dan semakin berkembang. Begitu banyak halhal baru yang bermunculan di kota kembang ini, salah satunya adalah jam tangan dari kayu dengan merk dagang “Matoa”.

 

Adalah Lucky Danna Aria seorang anak muda Bandung yang pantang menyerah melakuan riset untuk menciptakan jam tangan yang berbahan dasar kayu sonokeling dan maple. Kiprah Lucky diawali bersama 7 karyawannya dengan menggandeng beberapa pengrajin lokal untuk membantu memproduksi jam tangan kayu tersebut. Sementara untuk bahan baku, Lucky tidak serta merta menebang pohon dan mengambil kayunya. Justru Lucky lebih banyak menggunakan kayu-kayu sisa limbah industri kayu yang ada di daerah Bandung. Kayu-kayu sisa limbah industri itu diperoleh dari beberapa perusahaan mebel di Bandung.

 

Saat ini, Lucky sudah membuat lima tipe jam tangan kayu, yaitu tipe Rote, Flores, Sumba, Moyo, dan Gili. Dan bukan tidak mungkin tipe-tipe lain akan menyusul setelahnya. Dengan konsep eco watch, Lucky ingin  me ngem bangkan jam tangan yang berbasis ramah lingkungan.

 

Dalam perjalanan bisnisnya, Lucky sempat membutuhkan dana besar untuk pengembangan usahanya. Peluang ini dilihat oleh PT. Sarana Jabar Ventura (Jabar Ventura) dan pada November 2013, Jabar Ventura mem berikan pembiayaan sebesar Rp 150 Juta kepada MATOA untuk pengemba ngan usahanya.

 

Dalam hal pemasaran, Lucky sampai saat ini masih banyak menggunakan metode online sebagai sarana pemasaran. Metode ini dirasa cukup tepat oleh Lucky, mengingat segmentasi pasar jam tangan kayunya diminati anak muda.

 

Berkat keuletannya, omzet MATOA pun semakin meningkat dari waktu ke waktu dan karyawannya saat ini sudah mencapai 25 orang sehingga kemampuan produksi pun meningkat menjadi 400 sampai 450 buah jam tangan per bulan, yang tadinya hanya di kisaran 150 jam tangan saja dan pemasarannya pun sudah merambah ke benua Eropa.

Copyright @ 2016 PT. BAV, All Rights Reserved