Revitalisasi Industri Modal Ventura

Oleh : Andi Buchari (Direktur PT. Utama Bahana Artha Ventura 2014-2016)

 

Pemerintahan Jokowi kembali mengeluarkan paket kebijakan ekonomi jilid III sebagai respon atas perlambatan ekonomi dalam negeri dan kelanjutan dari dua paket kebijakan sebelumnya. Salah satu isi paket kebijakan ekonomi jilid III dalam bidang keuangan adalah revitalisasi Industri Modal Ventura (IMV). Masuknya IMV dalam paket kebijakan ekonomi jilid III menjadi kabar gembira dan harapan baru bagi para pelaku IMV.

Baca selengkapnya: Revitalisasi Industri Modal Ventura

Mencermati Menjamurnya Venture Capital Asing

Oleh : Andi Buchari (Direktur Utama Bahana Artha Ventura 2014-2016)

Pertumbuhan Industri Modal Ventura (IMV) kurang menggembirakan saat ini salah penyebabnya karena sejumlah regulasi yang kurang yang ketat, sehingga saat ini OJK sedang menggodok sejumlah rancangan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK). Salah satu yang diatur adalah permodalan. Sebelumnya, Perusahaan Modal Ventura (PMV) wajib memenuhi modal minimal Rp 10 miliar bagi perseroan terbatas (PT) dan Rp 30 miliar untuk joint venture. Sementara, untuk PMV yang berbentuk koperasi paling sedikit modalnya harus Rp 5 miliar. Dalam beleid POJK ini, perusahaan modal ventura baik PT ataupun patungan nantinya modalnya paling kecil Rp 50 miliar. Sedangkan badan hukum koperasi harus memiliki modal disetor setidaknya Rp 25 miliar (Kontan, 7/9/2015).

Baca selengkapnya: Mencermati Menjamurnya Venture Capital Asing

Telkom Memupuk Geliat Start-up

PT.Telekomunikasi Indonesia Tbk mengalokasikan dana US$ 100 juta untuk memupuk pelaku pemula digital

 

JAKARTA - PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menyadari bisnis telekomunikasi masa depan ada di konten dan aplikasi. Sadar akan hal tersebut, Telkom pun memupuk perusahaan pemula alias start-up melalui peran Corporate Venture Capital (CVC).

 

CVC tersebut dikelola oleh anak perusahaan Telkom, yakni Telkom Metra melalui PT MDI. Telkom mengalokasikan dana US$ 100 juta untuk CVC, “Mungkin diasumsikannya sama dengan Rp 1 Triliun,” kata Indra Utoyo, Director of Innovation & Strategic Portfolio PT Telekomunikasi Indonesia Tbk kepada KONTAN, Kamis (23/7).

Baca selengkapnya: Telkom Memupuk Geliat Start-up

Bahana Salurkan Dana Kemitraan Angkasa Pura II

JAKARTA - PT Bahana Artha Ventura (BAV), anak perusahaan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) bekerja sama dengan PT Angkasa Pura II (Persero) untuk menyalurkan dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dengan total dana PKBL yang telah disalurkan sebesar Rp84 miliar dengan jangka waktu 6 tahun.

Pada 2015, BAV dan AP II kembali melakukan kerjasama penyaluran dana PKBL sebesar Rp7 miliar. 

“Khusus sinergi penyaluran dana PKBL AP II dan BAV ini telah berjalan 6 tahun. Kedepan BAV akan terus memaksimalkan pengelolaan dan perguliran dana-dana murah yang ditujukan untuk sektor UMKM dengan berpatokan pada penerapan prinsip-prinsip prudentiality dan Good Corporate Governance” kata Andi Buchari, Direktur Utama BAV melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (29/5).

 

Ia meyakini, BAV dan PMVD dapat terus memperoleh kepercayaan sebagai mitra penyaluran dana program kemitraan dan bina lingkungan di lingkup BUMN.
Dana ini akan disalurkan BAV melalui lima jaringan Perusahaan Modal Ventura Daerah (PMVD) antara lain PT Sarana Sulawesi Tenggara Ventura, PT Sarana Sulawesi Utara Ventura, PT Sarana Bali Ventura, PT Sarana NTB Ventura, dan PT Sarana Bengkulu Ventura.

Baca selengkapnya: Bahana Salurkan Dana Kemitraan Angkasa Pura II

Sinergi Bahana Artha Ventura Dan Angkasa Pura Ii Gulirkan Dana Pkbl 84 M

Direktur Pembinaan Usaha PT Bahana Artha Graha Agus Wicaksono, Andi Buchari Direktur Utama PT Bahana Artha Ventura, Andra Y. Agussalam Direktur keuangan PT Angkasa Pura II, dan Supriadi Deputi Direktur PKBL PT Angkasa Pura II berjabat tangan setelah menandatangani nota kesepahaman dalam rangka penyaluran dana program kemitraan (PK). Dana PK AP II yang disalurkan Bahana Artha Ventura (BAV) mencapai Rp 7 Miliar dari total RP 15 miliar selama setahun. Selanjutnya dana tersebut disebar ke lima jaringan Perusahaan Modal Ventura Daerah (PMVD) meliputi Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Bali, dan Bengkulu, Jakarta (28/5).

Baca selengkapnya: Sinergi Bahana Artha Ventura Dan Angkasa Pura Ii Gulirkan Dana Pkbl 84 M

Copyright @ 2016 PT. BAV, All Rights Reserved